Jenis-jenis Filter untuk Lensa Kamera - Sobat yang akrab dengan dunia fotografi serta penggunaan kamera tentu tidak asing lagi dengan yang namanya FILTER kan? Filter biasanya digunakan untuk menghasilkan sesuatu yang tidak biasa. Filter dalam fotografi artinya adalah saringan pencahayaan
Ada 2 filter yang dikenal dalam dunia fotografi :
- Filter lensa
- Filter lampu
Filter lampu pada dasarnya adalah papan papan penutup cahaya yang terlalu terang dan kalkir atau kaca buram untuk mengurangi kekerasan pada cahaya . Di dalam pemotretan model, cahaya yang keras dari lampu blitz halogen akan mengakibatkan bayangan yang kuat dan mengurangi kehalusan kulit sehingga mengurangi ketampanannya. Untuk lebih mengeraskan cahaya lampu kilat, digunakan pantulan reflektor dan kaca sehingga ada 2 arah cahaya .
Filter lensa, selain filter diffuser, softener, dan polar, ada filter sephia dan filter merah untuk pemotretan black and white kontras. Filter ini baik sekali untuk pemotretan film 135 . Kecuali digital, pemotretan dengan film 135 masih menggunakan filter untuk menhasilkan cahaya atau warna yang artistik. Kemajuan dunia digital telah membuat program yang mampu untuk mengubah warna dan efek hanya dengan meng-klik beberapa efek yang sudah dibuat oleh pabrik ( default ) . Ada juga filter kreatif dari cd agar di install sehingga komputer kreatif bisa lebih optimal.
Filter untuk lensa Kamera banyak dijual berbagai macam ragam dan fungsinya Misalnya Filter Polarisasi untuk membuang flare akibat cahaya langsung. filter Softener adalah filter untuk menghaluskan dan membuat efek diffuse ( buram - halus ) sesuai grain softenernya . MIsalnya ada bintik dengan jumlah jarang pada filter lensa maka kadar kehalusannya kecil , dan masih agak kasar. Sedangkan dengan lensa soft yang bintiknya banyak, kadar kehalusannya tinggi ( sangat halus ).
Lebih lengkap mengenai berbagai jenis jenis dan nama filter lensa kamera beserta kegunaanya bisa sobat terlambat baca dibawah ini :
- Filter UV/ Ultraviolet
Untuk menyaring sinar ultraviolet yang sering dipergunakan dalam pemotretan
landscape. Selain itu, filter ini juga berfungsi untuk melindungi lensa dari
benturan maupun goresan.
- Filter CPL/ Circular Polarizing Filters
Filter ini wajib dimiliki oleh seorang fotografer. Gunanya untuk
"mengendalikan" refleksi pada permukaan benda seperti kaca (bukan
cermin) dan air. Selain itu, filter ini juga dapat meningkatkan kepekatan warna
terutama warna biru pada langit.
- Filter ND/ Neutral Density
Filter ini juga wajib dimiliki seorang fotografer landscape. Fungsinya FILTER ND untuk
menghambat cahaya yang terlalu kuat. Tanpa filter ini, seorang fotografer tidak
dapat menciptakan efek "kapas" pada pemotretan air yang bergerak di
siang hari yang terang benderang, misalnya air terjun atau ombak di antara
bebatuan.
- Graduated ND Filter
Filter gradasi untuk menyeimbangkan eksposur langit dan permukaan bumi, di mana
eksposur di langit terlalu terang sedangkan di bumi terlalu gelap. Cara
penggunaannya ialah. bagian gelap pada filter di posisi atas guna menghambat
cahaya di bagian langit.
Di era kamera film, filter ini menjadi kebanggaan para fotografer landscape,
namun dengan adanya software seperti Photoshop, fotografer yang telah menguasai
software lebih senang menggunakan filter di Photoshop karena selain lebih
fleksible, hasilnya juga lebih hebat.
- Filter Soft
Sesuai namanya, filter SOFT berguna untuk membuat efek soft pada pemotretan manusia
terutama close-up. Di era digital, banyak fotografer yang beralih ke
Photoshop untuk menciptakan efek soft, karena lebih fleksible dan dengan hasil
yang lebih baik.
Semoga artikel mengenai FIlter lensa kamera yang biasa digunakan dalam dunia fotografi diatas bermanfaat menambah wawasan sobat semua mengenai KAMERA.
Referensi : Filter (Fotografi), Detik
Description: Jenis Jenis Filter Lensa Kamera
Rating: 4.5
Salam Terlambat


0 comments:
Posting Komentar